04/11/12


TUGAS MAKALAH
PERANAN BAHASA INDONESIA DALAM ERA GLOBALISASI





Disusun Oleh :



Nama                   :         ANI RATNAWATI.
NPM                   :         10110858.
Kelas                   :         3KA34.









SISTEM INFORMASI
UNIVERSITAS GUNADARMA
2012



KATA PENGANTAR

            Segala puji hanyalah bagi Allah SWT, hanya dengan Rahmat dan KaruniaNyalah saya  dapat menyelesaikan tugas makalah ini. Makalah ini disusun sebagai tugas matakuliah Softskill dengan judul Peranan Bahasa Indonesia dalam era globalisasi.
            Makalah ini masih mempunyai banyak kekurangan, oleh karena itu, kritik dan saran sangat diperlukan untuk hal yang lebih baik kedepannya. Akhirnya saya berharap penulisan makalah ini dapat bermanfaat bagi para pembaca.


Bekasi, Nopember 2012





Penyusun



DAFTAR ISI

BAB I          PENDAHULUAN
1.1  Latar belakang                                                                                                                 
1.2  Tujuan
1.3  Sasaran

BAB II         PERMASALAHAN
2.1 Definisi masalah
2.2 Usaha mempertahankan

BAB III       KESIMPULAN DAN REFERENSI
3.1 Kesimpulan
3.2 Referensi

  
BAB I
PENDAHULUAN

1.1  Latar belakang
            Globalisasi dan reformasi telah menempatkan bahasa asing terutama bahasa Inggris pada posisi strategis yang memungkinkan bahasa tersebut memasuki berbagai sendi kehidupan bangsa dan mempengaruhi perkembangan bahasa Indonesia. Sebagai contoh banyak orang Indonesia lebih suka menggunakan kata-kata, istilah-istilah, dan ungkapan-ungkapan asing, padahal kata-kata, istilah-istilah, dan ungkapan-ungkapan itu sudah ada pada dalam bahasa Indonesia, bahkan sudah umum dipakai dalam bahasa Indonesia.
“Kondisi tersebut merupakan fenomena pergeseran ruang gerak penggunaan bahasa Indonesia yang kian sempit. Hal tersebut jika dibiarkan akan berdampak luar biasa terhadap pendidikan anak-anak sebagai generasi penerus bangsa”, kata Kepala Pusat Bahasa Depdiknas, Dendy Sugono pada pembukaan Bulan Bahasa dan Sastra tahun 2005, di Jakarta, Senin (19/09). (kapanlagi.com)
1.2  Tujuan
Pembelajaran Bahasa Indonesia di tingkat sekolah  dasar/madrasah, menengah, dan atas hendaklah menggunakan metode-metode yang aplikatif  dan menarik. Pembelajaran yang menarik akan memikat anak-anak untuk terus dan suka mempelajari Bahasa Indonesia sebagai bahasa kedua setelah bahasa ibu. Apabila siswa sudah tertarik dengan pembelajaran maka akan dengan mudah meningkatkan prestasi siswa dalam bidang bahasa.
Masyarakat Indonesia juga harus penuh motivasi untuk menjaga dan melestarikan keterampilan bahasa Indonesia melalui rajin membaca. Karena dengan membaca kita akan kaya kosa kata dan pandai mencontoh bahasa yang baik agar dapat menulis dengan baik. Rajin membaca dan menulis berarti melestarikan salah satu karakter budaya bangsa yaitu Bahasa Indonesia.

1.3  Sasaran
Keterpurukan bahasa Indonesia dapat terjadi karena dua faktor yaitu internal dan eksternal, Faktor internal yaitu faktor pendukung dalam Bahasa Indonesia, seperti tujuan pembelajaran, cara penyampaian  materi, metode pengajaran, alat dan cara mengevaluasi. Kemajuan ilmu pengetahuan, merupakan faktor eksternal yang juga berdampak terhadap merapuhnya keterampilan bahasa Indonesia. Warga Negara Indonesia yang baik, harus selalu  menjaga bahasa persatuannya dan cinta terhadap bahasanya karena seperti pepatah mengatakan Bahasa menunjukkan Bangsa. Bahasa Indonesia itu adalah kebanggaan kita, dan kita harus menjunjung tinggi. Indonesia khususnya bali yang mengandalkan sektor pariwisata sebagai pendapatan utama daerahnya. Tentunya tidak dapat dipungkiri juga berdampak terhadap merapuhnya bahasa Indonesia. Hal ini dapat terjadi karena kita adalah daerah pariwisata. Pelaku pariwisata tentu akan menggunakan bahasa internasional untuk pemasukan pendapatan rezeki.

BAB II
PERMASALAHAN

2.1 Definisi masalah
            Derasnya arus globalisasi di dalam kehidupan kita akan berdampak pula pada perkembangan dan pertumbuhan bahasa sebagai sarana pendukung pertumbuhan dan perkembangan budaya, ilmu pengetahuan dan teknologi. Di dalam era globalisasi itu, bangsa Indonesia mau tidak mau harus ikut berperan di dalam dunia persaingan bebas, baik di bidang politik, ekonomi, maupun komunikasi.  Konsep-konsep dan istilah baru di dalam pertumbuhan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) secara tidak langsung memperkaya khasanah bahasa Indonesia. Dengan demikian, semua produk budaya akan tumbuh dan berkembang pula sesuai dengan pertumbuhan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi itu, termasuk bahasa Indonesia, yang dalam  itu, sekaligus berperan sebagai prasarana berpikir dan sarana pendukung pertumbuhan dan perkembangan iptek itu.           

2.2  Usaha mempertahankan
Di era global dengan berbagai kemajuan teknologi informasi dan komunikasi, seharusnya bisa kita manfaatkan dalam pemertahanan bahasa Indonesia. Salah satunya dengan pembelajaran bahasa Indonesia berbasis ICT (Information, Communication and Technology).
Pemanfaatan ICT sudah menjadi keharusan yang tidak dapat ditunda-tunda lagi misalnya dengan memanfaatkan ICT sebagai alat bantu pembelajaran bahasa Indonesia. Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi untuk pendidikan dapat dilaksanakan dalam berbagai bentuk sesuai dengan fungsinya dalam pendidikan. Menurut Indrajut (2004), fungsi teknologi informasi dan komunikasi dalam pendidikan dapat dibagi menjadi tujuh fungsi, yakni:
(1) sebagai gudang ilmu.
 (2) sebagai alat bantu pembelajaran.
 (3) sebagai fasilitas pendidikan.
 (4) sebagai standar kompetensi.
 (5) sebagai penunjang administrasi.
 (6) sebagai alat bantu manajemen sekolah.
 (7) sebagai infrastruktur pendidikan.


BAB III
KESIMPULAN DAN REFERENSI

3.1 Kesimpulan
Melihat persoalan di atas, tidak ada kata lain, kecuali menegaskan kembali pentingnya pemakaian bahasa Indonesia dengan kaidah yang baik dan benar. Hal ini dapat dimulai dari diri sendiri juga perlu didukung oleh pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah.
Pembelajaran bahasa Indonesia tidak lepas dari belajar membaca, menulis, menyimak, berbicara, dan kemampuan bersastra. Aktivitas membaca merupakan awal dari setiap pembelajaran bahasa. Dengan membaca, setiap siswa/siswi dilatih mengingat, memahami isi bacaan, meneliti kata-kata istilah dan memaknainya. Selain itu, siswa/siswi juga akan menemukan informasi yang belum diketahuinya.

3.2 Referensi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

silakan jika ingin komentar, tapi dengan bahasa yang sopan yya :)